Kamis, 09 September 2010

Ramadhan tlah tiba

ramadhan kini tlah kembali hadir di hadapan kita
tawarkan begitu banyak pahala yang tak terkira
beribu syaiton sudah tak dapat lagi kuasai qt
tpi sifat syaiton mengapa belum juga menghilang dari diri qt?
yah,disini kita perlu kembali merujuk pada QS. An Nas yang menyebutkan tentang adanya syaiton manusia. ku akui banyak di antara kita menganggap remeh tentang potongan surat pendek tersebut. namun kala ramadhan datang kita akan memahami arti dari penggalan surat tersebut. karena sat ramadhan masih banyak pencuri berkeliaran, pembunuhan dan hal" yang kita rasa itu semua di kerjakan manusia karena hasutan syaiton.

masjid" yang tadinya sepi di sulap menjadi sebuah tempat berkumpulnya masyarakat.
dan berbagai agenda kegiatan ramadhan tersusun dengan rapi

tadarus al-qur'an pun tak pernah berhenti di lantunkan dari tiap" masjid bahkan tiap" rumah

yang lebih terkesan adalah saat sepuluh malam terakhir. disini para muslimin dan muslimah tak pernah absent di tiap malamnya. yah tahulahyang namanya malam Lailatul Qadar. malam yang seribu bulan yang sangat di nantikan kehadirannya.

andai aq masjid aq akan terus sunggingkan senyumku sat bulan penuh rahmat itu datang.
tapi, kenapa hal serupa tak terjadi pada bulan" yang lain.
kawan, lihatlah rumah allah kini menangis
dan ingatlah kawan masjid itu rumah "Allah".
RUMAH ALLAh yang bsa di artikan apabila kita memasuki masjid berarti kita memasuki rumah allah. dan pastilah allah berada di sana. besar kemungkinan semua do'a akan terkabul. ingat allah itu Arrahim mencintai/menyayangi semua hambanya yang mu'min. dan ingatlah kawan, kita sebagai generasi muda , ujung tombak agama dan tanah air kita ^^

Senin, 26 Juli 2010

sleepy

aura racun tidur mengiringi kedatangan sosok jangkung yang berdiri di depan sana
intonasi suaranya, mimik wajahnya, font tulisannya, semua seakan memancing untuk mengarungi mimpi yang terputus saat fajar membangunkan ku
waktupun seakan tak mau berputar saat sosok itu menuliskan rumus-rumus dengan font yang tak bsa terbaca tanpa kaca pembesar.
"bruk" satu jiwa ambruk terserang racunnya
dan hal serupa terjadi dengan jiwa yang duduk di sekelilingnya.
matapun semakin perih dan tak terasa air tlah memenuhi pelupuknya
namun font di depan sana tak juga mau pedulikan jiwa yang kini sudah tak berdaya
bahkan tulisan itu terus berjalan tak terkendali tanpa pedulikan masa
akhirnya diri ini tak sanggup menahan semua serangan yang ia lontarkan
bahkan bbenteng pertahanan yang sudah dibangun berhasil ia hancurkan dengan kekuatannya
"bruk" akhirnya akupun terjatuh tak berdaya
semua pandangan menjadi gelap dan semua celotehan tak lagi terdengar untuk beberapa menit ke depan

silent

terduduk hampa dalam keramaian
ribuan kata tak dapat hasilkan pengertian
sejuta masalah membayang menanti jawaban
sosok kelabu yang tak tahu arti semua perkataan yang selalu membayang
tak ada rasa selain kedustaan dan kebingungan

Jumat, 02 Juli 2010

Gebyar MUKtamar

tepat tanggal 3 juli saat pembukaan muktamar berlangsung. dimana tidak semua jiwa dapat memasuki area mandala krida, senang rasanya dapat merasakan hangatnya muhammadiyah di tengah panasnya mandala krida. ribuan orang yang berjejalan penuh ego berusaha menerobos satgas untuk memasuki arena muktamar. perasaan ingin menolong mereka agar dapat memasuki arena muktamar sempat terbesit di fikiranku. di sini aku rasakan betapa nikmatnya menjadi panitia MUKTAMAR. dan yang paling membanggakan lagi aku menjadi panitia muktamar pertama kali saat Muhammadiyah berumur 1 ABAD

Rabu, 26 Mei 2010

rasa apa ini??

kenapa aq slalu memikirkannya?
kenapa aq slalu merindukannya?
kenapa diri ini slalu beragan tentangnya?
kenapa diri ini tak henti-hentinya ingin menyapa dirinya?
meski diri ini malu untuk menyapa dirinya
apakah ini yang dinamakan cita?
ataukah hanya sebuah kegilaan semata?
ya rabb, apakah engkau mengizinkannya?
mengizinkanku untuk terus memikirkannya
ataukah aku harus menghindarinya?
menghindari perasaan yang selalu menggema
perasaan yang selalu berbicara apa adanya
meski diriku adalah diri yang hina
ku selalu berharap agar Engkau mengizinkan ia
untuk berada dalam hati kecil q yang mulai sirna
hanya untuk beberapa waktu saja
hanya sebagai penghibur lara
agar dapat menghapus duka
duka yang slalu membuatku merasa hina
di tengaH egonisasi remaja

Senin, 17 Mei 2010

KESALAHAN

Diri itu tak hentinya menagih janji
Janji-janji yang dijanjikan sang Pencipta
Tak ada rasa bersalah sedikit pun yang mengikutinya
Cacian tangisan selalu mewarnainya
Mewarnai setiap do'a yang di tujukan kepadaNya
Seakan diri manusia itu sempurna

Ratapan

ku merenung dalam gelap malam
Meratapi sebuah tangis perjuangan
Seorang hamba yang kini tengah terbang
Kembali menuju dekapan Tuhan